Antara kesalahan dan tanggung jawab
Kekuatan yang besar menuntut tanggung jawab yang besar – Spiderman
Tanggung jawab yang besar menuntut kekuatan yang besar – Mark Manson
Semakin kita memilih untuk menerima tanggung jawab dalam kehidupan, semakin besar kekuatan yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan. Dan, menerima tanggung jawab atas masalah yang kita hadapi menjadi langkah pertama untuk menyelesaikannya
Banyak orang enggan bertanggung jawab atas permasalahan yang mereka hadapi karena percaya bahwa menerima hal itu sama dengan menjadi pihak yang dipersalahkan akan masalah tersebut
Tanggung jawab dan kesalahan sering tampil berbarengan dalam budaya kita. Tetapi kedua hal ini sebenarnya haruslah dibedakan.
Jika seseorang berbuat kesalahan terhadap sesuatu, mengacaukan suatu hal akibat perbuatannya, maka bertanggung jawab untuk memperbaiki memang sudah sepatutnya demikian. Namun, seringkali ada juga masalah yang sebenarnya kita tidak bisa dipersalahkan, namun pada akhirnya kita masih harus bertanggung jawab terhadapnya, entah disadari atau tidak.
Jika kita mendapati kondisi harus menunggu antrian yang begitu lama saat kita memesan makanan, jelas itu bukanlah kesalahan kita karena tidak bisa kita kendalikan. Namun seringkali kita harus bertanggung jawab dengan mood pasangan kita yang cenderung negatif akibat harus menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan makanan.
Dan inilah bagian dari realita kehidupan kita dalam berbagai macam kondisi. Sebelum lebih jauh, mari kita coba pahami perbedaan antara 2 konsep kesalahan dan tanggung jawab.
Kesalahan adalah bentuk lampau, hasil dari pilihan yang telah diambil
Tanggung jawab adalah masa kini, hasil pilihan yang sedang diambil setiap detik, setiap hari, saat ini. Jika ada sesuatu yang berjalan tidak baik, mungkin itu kesalahan yang bisa jadi diakibatkan oleh orang lain, atau sesuatu yang diluar kontrol kita
Tetapi bagaimana response dan apa yang akan anda lakukan, adalah tanggung jawab anda sendiri, sehingga bukan tanggung jawab orang lain atas apa yang anda rasakan dari hal tersebut.
Ada perbedaan antara menyalahkan seseorang atas situasi yang terjadi pada kita dan bahwa orang tersebut memang sungguh bertanggung jawab atas keadaan yang kita alami. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas keadaan kita kecuali diri kita sendiri.
Banyak orang yang mungkin disalahkan atas ketidakbahagiaan atau apa yang kita alami, namun tidak ada seorangpun yang harus bertanggung jawab atas ketidakbahagiaan kita selain kita sendiri. Ini karena kita selalu harus memilih bagaimana kita memandang sekitar kita, bagaimana kita bereaksi terhadapnya, bagaimana kita menilai sesuatu. Semuanya harus memilih berdasarkan ukuran kita sendiri dari nilai kondisi tersebut
Kita semua senang untuk ikut bertanggung jawab atas keberhasilan dan kebahagiaan. Malah, kita justru lebih sering berebut menjadi yang bertanggung jawab atas sebuah keberhasilan dan kebahagiaan.
Ingat, bertanggung jawab atas permasalahan kita jauh lebih penting, karena dari sanalah pembelajaran yang sesungguhnya berasal. Menyalahkan orang lain hanya akan melukai diri anda sendiri.
Kunci untuk kehidupan yang baik bukan tentang memperdulikan lebih banyak hal. Tapi tentang memperdulikan hal yang sederhana saja, hanya peduli tentang apa yang benar, mendesak, dan juga penting untuk kita. – Mark Manson

