• Articles
  • Book
  • Podcast

Kita terlatih untuk mengkritik, dan hanya kritik

Posted on May 7, 2020
No Comments

Tulisan ini dibuat
Saat gw mendengar konten di Youtube channel Deddy Corbuzier dengan Helmi Yahya
Awalnya hanya ingin sekedar melepas penat
Sampai akhirnya sebuah kalimat terucap
Banga Indonesia terlatih untuk mengkritik, bukan menolong
Dan gw rasa, suka atau tidak, kita ga bisa mengelak dari pernyataan ini

Perkembangan media sosial
membuat kita memiliki kekuatan yang luar biasa
Terutama untuk memberikan pendapat, hingga menggiring sebuah opini sesuka hati
Siapapun bisa berkomentar kepada siapapun
Fitur dislike dan report memberikan kemampuan untuk kita menjudge suatu hal
dan seringkali bukan masalah baik atau tidak secara objektif
Melainkan mana yang sesuai dan berseberangan dengan kita. 

Baru baru ini ada kejadian lucu kan
Saat artis korea dan thailand habis dihujat oleh orang Indonesia
Dengan motivasi yang kurang bahkan ga masuk akal
karena alasan Drama, dan dikira mirip orang Indonesia.

Ga hanya sampai disitu
Banyak dari kita yang bisa menemukan kesalahan
dalam setiap begitu besar perbuatan baik
Coba lihat kegiatan sosial yang dilakukan di tengah pandemi seperti ini
Main main ke postingan kegiatan nya di media sosial
Lalu lihat komentar komentarnya
Dan, kalian akan mengerti maksud diatas tadi apa

Jangan salah
Gw mendukung kebebasan berpendapat
yang tentunya sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku
Tapi sepertinya beberapa hal sudah terlampau batas
Meminjam kata dari Pandji, kita sepertinya gagap “berdemokrasi” dan berkomunikasi
Seperti seorang bayi yang diberikan pisau
tidak mengerti bahaya yang bisa diakibatkan jika melakukan tindakan tanpa berpikir.

Terutama di kondisi seperti ini
disaat kita membutuhkan kebersamaan
Dalam menghadapi pandemic yang belum tau berapa lama lagi bab cerita nya
Yuk kita belajar menjadi orang yang bermanfaat
Memberikan solusi, bukan hanya omongan tanpa aksi
Atau jika belum bisa berkontribusi
setidaknya berikan semangat berarti, bukan hanya sekedar kritisi

Gw mau coba kasih opsi solusi
untuk bisa mengubah kebiasaan bangsa kita ini
Caranya, mulai lakukan dari hal hal kecil namun berarti
ketika ada orang yang sedang berbuat baik
Ucapkan terima kasih tanpa harus berpikir negatif mengenai alasan di belakangnya
ketika ada orang sedang berkarya
Berikan Apresiasi atau setidaknya ucapan yang menyemangatinya
Biasakan 3 kalimat sakit, maaf, tolong, dan terima kasih dalam setiap hal yang kita lakukan

Kalo bukan dari diri kita
selamanya akan tetap seperti ini
Karenanya, yuk jadi bagian dari perubahan ini
untuk Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya

Butuh bantuan?
Yuk kita lakuin bareng bareng. Ditunggu ya!

Previous Post
Menanggapi Tragedi dan Musibah
Next Post
Cara bisnis bertahan di kondisi Pandemic. Sebuah observasi dari bisnis-bisnis besar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Recent Posts

  • Memasuki Usia 33: Kenapa Gaya Hidup Sehat Bukan Lagi Soal Diri Sendiri August 13, 2026
  • Capek Jadi “Superman” di Bisnis Sendiri? Ini Tanda yang Bikin Gue Mulai Bikin Core Team August 3, 2026
  • Bukan Cuma Ngejar Profit, Ini Cara Gw Ngejaga Tim Tetap Kreatif Tanpa Harus Burnout July 15, 2026
  • Bagaimana Brand Seharusnya Hadir di Social Media pada 2026 February 5, 2026
  • Alasan Mengapa Jangan Mengambil Profit Terlalu Cepat April 2, 2024

© 2019 Fadhlan Hamidi

  • Articles
  • Book
  • Podcast