• Articles
  • Book
  • Podcast

Menanggapi Tragedi dan Musibah

Posted on May 7, 2020
No Comments

Antara kesalahan dan tanggung jawab

Kekuatan yang besar menuntut tanggung jawab yang besar – Spiderman

Tanggung jawab yang besar menuntut kekuatan yang besar – Mark Manson

Semakin kita memilih untuk menerima tanggung jawab dalam kehidupan, semakin besar kekuatan yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan. Dan, menerima tanggung jawab atas masalah yang kita hadapi menjadi langkah pertama untuk menyelesaikannya

Banyak orang enggan bertanggung jawab atas permasalahan yang mereka hadapi karena percaya bahwa menerima hal itu sama dengan menjadi pihak yang dipersalahkan akan masalah tersebut

Tanggung jawab dan kesalahan sering tampil berbarengan dalam budaya kita. Tetapi kedua hal ini sebenarnya haruslah dibedakan.

Jika seseorang berbuat kesalahan terhadap sesuatu, mengacaukan suatu hal akibat perbuatannya, maka bertanggung jawab untuk memperbaiki memang sudah sepatutnya demikian. Namun, seringkali ada juga masalah yang sebenarnya kita tidak bisa dipersalahkan, namun pada akhirnya kita masih harus bertanggung jawab terhadapnya, entah disadari atau tidak.

Jika kita mendapati kondisi harus menunggu antrian yang begitu lama saat kita memesan makanan, jelas itu bukanlah kesalahan kita karena tidak bisa kita kendalikan. Namun seringkali kita harus bertanggung jawab dengan mood pasangan kita yang cenderung negatif akibat harus menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan makanan.

Dan inilah bagian dari realita kehidupan kita dalam berbagai macam kondisi. Sebelum lebih jauh, mari kita coba pahami perbedaan antara 2 konsep kesalahan dan tanggung jawab.

Kesalahan adalah bentuk lampau, hasil dari pilihan yang telah diambil
Tanggung jawab adalah masa kini, hasil pilihan yang sedang diambil setiap detik, setiap hari, saat ini. Jika ada sesuatu yang berjalan tidak baik, mungkin itu kesalahan yang bisa jadi diakibatkan oleh orang lain, atau sesuatu yang diluar kontrol kita

Tetapi bagaimana response dan apa yang akan anda lakukan, adalah tanggung jawab anda sendiri, sehingga bukan tanggung jawab orang lain atas apa yang anda rasakan dari hal tersebut.

Ada perbedaan antara menyalahkan seseorang atas situasi yang terjadi pada kita dan bahwa orang tersebut memang sungguh bertanggung jawab atas keadaan yang kita alami. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas keadaan kita kecuali diri kita sendiri. 

Banyak orang yang mungkin disalahkan atas ketidakbahagiaan atau apa yang kita alami, namun tidak ada seorangpun yang harus bertanggung jawab atas ketidakbahagiaan kita selain kita sendiri. Ini karena kita selalu harus memilih bagaimana kita memandang sekitar kita, bagaimana kita bereaksi terhadapnya, bagaimana kita menilai sesuatu. Semuanya harus memilih berdasarkan ukuran kita sendiri dari nilai kondisi tersebut

Kita semua senang untuk ikut bertanggung jawab atas keberhasilan dan kebahagiaan. Malah, kita justru lebih sering berebut menjadi yang bertanggung jawab atas sebuah keberhasilan dan kebahagiaan.
Ingat, bertanggung jawab atas permasalahan kita jauh lebih penting, karena dari sanalah pembelajaran yang sesungguhnya berasal. Menyalahkan orang lain hanya akan melukai diri anda sendiri.

Kunci untuk kehidupan yang baik bukan tentang memperdulikan lebih banyak hal. Tapi tentang memperdulikan hal yang sederhana saja, hanya peduli tentang apa yang benar, mendesak, dan juga penting untuk kita. – Mark Manson

Previous Post
Mengukur Kesuksesan Diri
Next Post
Kita terlatih untuk mengkritik, dan hanya kritik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Recent Posts

  • Memasuki Usia 33: Kenapa Gaya Hidup Sehat Bukan Lagi Soal Diri Sendiri August 13, 2026
  • Capek Jadi “Superman” di Bisnis Sendiri? Ini Tanda yang Bikin Gue Mulai Bikin Core Team August 3, 2026
  • Bukan Cuma Ngejar Profit, Ini Cara Gw Ngejaga Tim Tetap Kreatif Tanpa Harus Burnout July 15, 2026
  • Bagaimana Brand Seharusnya Hadir di Social Media pada 2026 February 5, 2026
  • Alasan Mengapa Jangan Mengambil Profit Terlalu Cepat April 2, 2024

© 2019 Fadhlan Hamidi

  • Articles
  • Book
  • Podcast